Harga produk yang tinggi tidak selalu berarti kamu mendapatkan matcha dengan kualitas yang terbaik. Justru yang lebih penting diperhatikan adalah perbedaan grade matcha yang ada di luar sana, karena dari sinilah warna, rasa, dan aroma ditentukan.
Perlu kamu ketahui, matcha dikelompokkan dalam ceremonial, premium atau daily, dan culinary. Masing-masing mempunyai karakteristik unik — mulai dari tingkat kehalusan bubuk, intensitas rasa, hingga cara terbaik untuk menikmatinya.
Memahami perbedaan tiap grade akan membantumu memilih matcha yang paling sesuai, baik untuk ritual tenang di pagi hari maupun kreasi minuman favorit. Jadi sebelum menyeduh, yuk kenali lebih dalam perbedaan jenis-jenis matcha ini agar pengalaman minummu benar-benar maksimal!
Grade 1: Ceremonial Matcha

Matcha yang bagus grade apa? Jawaban pastinya adalah tipe ini. Pembuatannya menggunakan daun teh termuda yang kaya klorofil, antioxidant yang baik untuk tubuh.[1] Proses produksinya juga paling panjang dan detail.
Ciri Fisik
Warna hijau cerah dengan teksturnya super halus. Aromanya khas, dikenal sebagai “shade aroma”, yakni harum manis alami dengan sedikit hint bau laut, berasal dari senyawa dimethyl sulfide yang terbentuk saat daun ditanam di bawah naungan.[2] Semakin tinggi kualitasnya, semakin pekat juga aromanya.
Profil Rasa
Rasanya umami, manis alami, dan tanpa rasa pahit. Karakter ini berasal dari L-Theanine, senyawa yang memberi cita rasa umami sekaligus menekan rasa pahit. Semakin muda daun teh yang digunakan, semakin tinggi kandungan L-Theanine-nya, sehingga rasa umami dan manis alami matcha semakin terasa.[3]
Kegunaan Terbaik
Grade lebih baik kamu nikmati tanpa campuran susu atau gula, termasuk usucha (minuman pure matcha yang cair) atau koicha (yang lebih pekat), seperti yang orang lakukan dalam tradisi Tea Ceremony Jepang.
Grade 2: Premium Matcha

Premium matcha adalah grade yang berada di antara ceremonial dan culinary. Cocok untuk daily consumption dengan keseimbangan antara rasa dan aroma.
Ciri Fisik
Warnanya masih hijau cerah, tetapi mungkin sedikit kurang intens dari ceremonial. Teksturnya masih sangat halus, membuatnya masih mudah larut tanpa gumpalan.
Profil Rasa
Rasanya lebih seimbang: tidak semanis ceremonial matcha, tapi juga tidak seintens pahit culinary matcha. Rasa masih enak dengan sedikit hint rasa sepat dan grassy.
Kegunaan Terbaik
Menjadi pilihan yang paling pas untuk konsumsi sehari-hari, terutama untuk membuat latte, campuran smoothies, atau minuman kreasi lainnya.
Grade 3: Culinary Matcha

Jenis untuk bahan campuran, bukan untuk diminum murni. Bisa untuk campuran bahan masakan asin dan manis.
Ciri Fisik Kunci
Warna hijau agak kusam dengan tekstur lebih kasar. Umumnya memiliki harga yang lebih murah dari grade lainnya.
Profil Rasa
Perbedaan Matcha ceremonial dan culinary sudah pasti ada di rasanya. Matcha culinary grade berasal dari daun teh yang dipanen lebih lambat, sehingga daun terkena lebih banyak sinar matahari. Hal ini membuat katekin (antioksidan) di daun meningkat, sehingga rasa sepat, pahit, dan earthy lebih dominan.[1]
Kegunaan Terbaik
Campuran matcha cheesecake, cookies, brownies, atau membuat minuman dengan banyak susu dan gula.
Cara Tepat Memilih: 5 Kriteria Kualitas Matcha
Memilih matcha yang bagus tidak harus rumit, Kamu cukup fokus pada lima kriteria ini.
- Warna: Pilih yang warnanya paling cerah! Warna hijau neon/terang menunjukkan daun muda dan kaya klorofil, salah satu indikator matcha berkualitas.
- Tekstur: Pilih yang halus. Ambil sedikit dan gosokkan di antara jari. Jika terasa kasar, itu adalah indikasi kualitas rendah
- Aroma: Semakin tinggi kualitas maka semakin segar aroma yang keluar dengan hint wangi laut, bukan earthy.
- Origin: Prioritaskan matcha dari area Uji, kebun teh di area ini umumnya berukuran kecil dan dikelola dengan sangat teliti. Atau area Nishio, salah satu pusat penghasil matcha berkualitas di Jepang.
- Harga: Harga bukan satu‑satunya indikator, tapi secara umum: grade lebih tinggi = harga lebih tinggi. Ini karena proses panen, shading, grinding yang lebih rumit dan teliti di grade yang tinggi.
Bikin Matcha Latte Lebih Enak Pakai PLANTIQ Cashew Milk

Setelah tahu cara memilih matcha terbaik, kini waktunya menyempurnakan hasil akhir dengan susu yang tepat. Rahasia Matcha Latte yang creamy dan seimbang ada pada tekstur susu yang lembut dan kaya — dan semua itu bisa kamu temukan dalam PLANTIQ Susu Plant-Based Paling Creamy.
Dibuat dari 100% kacang mede asli Indonesia, PLANTIQ Cashew Milk menghadirkan rasa gurih alami dengan tekstur super creamy tanpa kandungan laktosa. Artinya, kamu bisa menikmati latte favoritmu tanpa kembung atau mules. formula yang lactose free, dairy free, serta vegan-friendly, PLANTIQ menjadi pilihan plant-based milk terbaik untuk generasi muda, khususnya Gen Z.
Selain lezat, PLANTIQ juga padat nutrisi. Kaya akan kalsium, fosfor, serta vitamin A, C, E, B6, dan B12 yang mendukung daya tahan tubuh. Ditambah lagi, kandungan antioksidan, zinc, dan lemak sehatnya menjadikannya sumber energi ideal untuk aktivitas seharian.
Dan jika kamu yang termasuk dalam 66% orang Indonesia yang intoleran laktosa PLANTIQ adalah susu bebas laktosa, anti mules, anti kembung, anti jerawat, dan bebas dairy. Cocok untuk segala suasana, mulai dari susu sarapan pagi, hingga susu campuran matcha serta PLANTIQ adalah susu serba bisa yang aman karena non kolesterol, non asam urat, dan kaya manfaat sebagai functional superfood. Jadi apapun susunya, susu kacang mede PLANTIQ
PLANTIQ tersedia di seluruh convenience store dan supermarket terdekat rumah anda seperti FamilyMart, M Mart, Circle K, OH!SOME, Hero, Foodhall, Grand Lucky, Market City, Pepito, dan coco mart, serta e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop.

Buat yang suka belanja online,PLANTIQ Cashew Milk Lagi Promo Diskon Up to 50%
- Tiktok PLANTIQ Cashew Milk Official
- Shopee PLANTIQ Jakarta
- Shopee PLANTIQ Bali
- Shopee PLANTIQ Makassar
Jangan lupa follow Sosial Media PLANTIQ untuk tips dan promo menarik Lainnya
Jadikan perbedaan grade matcha di atas sebagai panduan sebelum membeli. Jangan hanya ikut tren semata, pahami karakter setiap grade agar kamu bisa menikmati rasa matcha yang sebenarnya.
Referensi Ilmiah
[1] White, H. M., Meyer, B. R., McCormack, J. D., Lawson, H. P., & Niemeyer, E. D. (2025). Comparison of culinary and ceremonial matcha green teas: relationship between phytochemical composition and antioxidant properties. Journal of Food Measurement and Characterization, 19, 7070-7079. https://doi.org/10.1007/s11694-025-03448-7
[2] Leibniz-Institute for Tropospheric Research. (2016, October 6). Impact of sea smell overestimated by present climate models. Retrieved from https://www.tropos.de/en/current-issues/press-releases/details/impact-of-sea-smell-overestimated-by-present-climate-models/
[3] Dashwood, R., et al. (2025). l-theanine: From tea leaf to trending supplement – does the science match the hype for brain health and relaxation?.. https://doi.org/10.1016/j.foodchem.2024.1684


