Lompat ke konten
Beranda » Teknik Whisking Sempurna: Cara Membuat Usucha & Koicha Tanpa Pahit dan Menggumpal

Teknik Whisking Sempurna: Cara Membuat Usucha & Koicha Tanpa Pahit dan Menggumpal

    Seseorang sedang mengocok matcha

    Teknik Whisking Sempurna: Cara Membuat Usucha & Koicha Tanpa Pahit dan Menggumpal

    Rahasia menikmati matcha dengan tekstur lembut dan rasa yang seimbang tidak hanya bergantung pada kualitas bubuk teh hijaunya, tetapi juga teknik whisking matcha

    Teknik yang tepat akan membantu L-Theanine yang membuat matcha terasa lebih umami keluar lebih maksimal dan matcha terasa lebih nikmat. Apalagi untuk pembuatan Usucha (thin matcha) dan Koicha (thick matcha) yang rasanya sangat bergantung pada bubuk matcha dan pengolahan yang kamu lakukan.

    Berikut panduan teknik whisking yang bisa kamu ikuti untuk menghasilkan matcha yang enak dinikmati setiap saat:

    Langkah Kunci 1: Persiapan yang Anti Gagal (The Golden Rule)

    Bubuk matcha dan chasen di atas counter top

    1. Siapkan Suhu Air Ideal

    Jangan pernah pakai air mendidih! Gunakan air di suhu 70–80°C. Pada suhu ini L-theanine, asam amino yang memberikan rasa umami dan manis di matcha, akan keluar dengan lebih maksimal sehingga kamu akan mendapatkan hasil rasa yang lebih gurih dan kompleks.[1]

    2. Saring Bubuk Matcha (Sifting)

    Bubuk matcha sangat sensitif terhadap kelembapan dan memiliki muatan listrik statis yang membuatnya mudah menggumpal. Karenanya, lakukan penyaringan terlebih dahulu untuk memastikan bubuk terpisah sempurna, membuat proses whisking matcha jauh lebih mudah dan hasil akhirnya mulus.

    3. Siapkan Chasen

    Kamu memang punya pilihan untuk menggunakan frother dari stainless steel yang lebih hemat tenaga dan instan, tapi pilihan terbaik untuk membuat matcha adalah dengan chasen. 

    Kenapa harus pakai matcha whisk ini? Chasen adalah alat whisk tradisional dari bambu, sehingga sifatnya netral dan tidak akan mengubah rasa. 

    Untuk menyiapkannya, rendam ujung-ujung bambu (tines) dalam air hangat selama beberapa detik untuk melunakkan dan meregangkannya. Ini membuatnya lebih fleksibel dan tidak mudah patah saat kamu gunakan.

    Teknik 2: Whisking Sempurna untuk Usucha (Foamy, Smooth)

    matcha Usucha

    Perbandingan Ideal Usucha

    Gunakan 2 gram matcha, setara dengan 1 sendok bambu (tea ladle) yang sedikit menumpuk atau 1 sendok teh datar, lalu campurkan dengan 60 ml air panas.

    Gerakan Chasen (Whisk) yang Benar: Gerakan “W” atau “M”

    Pegang mangkuk dengan satu tangan dan kocok chasen dengan pergelangan tangan kamu. Jangan hanya mengaduk! Cara membuat Usucha yang tepat adalah dengan gerakan cepat membentuk huruf “W” atau “M”. Gerakan ini membantu udara masuk ke dalam campuran, menciptakan busa mikro yang stabil dan merata.

    Durasi dan Hasil Akhir

    Lakukan whisking selama 15-20 detik secara konsisten. Hasil yang maksimal adalah bubuk matcha tercampur sempurna dengan lapisan busa tipis dan halus di permukaannya.

    Teknik 3: Whisking Sempurna untuk Koicha (Thick, Creamy)

    matcha Koicha

    Perbandingan Ideal Koicha (Air Lebih Sedikit, Bubuk Lebih Banyak)

    Gunakan 4 gram matcha, setara dengan 3 sendok bambu (tea ladles) menumpuk atau 2 sendok teh datar yang dicampur dengan 30 ml air panas.

    Gerakan Chasen untuk Koicha: Tekanan dan Pengadukan Lambat

    Cara mengocok matcha satu ini tidak seperti Usucha yang butuh gerakan cepat. Sebaliknya, Koicha dibuat dengan gerakan melingkar yang perlahan. Tujuannya bukan menciptakan busa, melainkan menyatukan bubuk matcha dan air hingga menghasilkan tekstur creamy dan lembut.

    Durasi dan Hasil Akhir

    Whisking sekitar 15-20 detik. Hasil akhir yang baik adalah cairan hijau tua yang sangat kental, hampir seperti saus, dan hampir tidak berbusa sama sekali.

    Tips Tambahan: Menghindari Rasa Pahit dan Menggumpal

    Secangkir matcha Usucha

    Cara Membuat Matcha Tidak Pahit

    Ukur suhu air yang akan kamu gunakan dan hindari air yang terlalu panas bahkan mendidih. 

    Matcha mengandung katekin, antioksidan yang sensitif terhadap panas. Menuangkan air mendidih langsung akan membuat rasa pahit katekin terlalu kuat.[2] Suhu tinggi juga melarutkan lebih banyak kafein dan polifenol, sehingga seduhan terasa tajam dan kurang seimbang.[3] 

    Cara Menghilangkan Gumpalan Saat Proses Whisking

    Jika masih ada gumpalan, itu tandanya kamu kurang kuat dan cepat saat melakukan gerakan “W” atau “M” (untuk Usucha) atau kurang memberikan tekanan di dasar mangkuk (untuk Koicha). Pastikan chasen menyentuh dasar mangkuk saat kamu mengocok.

    Untuk pencegahan, selalu tuang air sedikit demi sedikit sambil mengocok, bukan sekaligus. Ini membantu bubuk larut merata tanpa meninggalkan gumpalan.

    Cara Menjaga Rasa dan Aroma: Perhatikan Kualitas Air

    Di beberapa daerah, air keran mengandung klorin atau bahan kimia lain yang bisa menutupi aroma alami dan rasa lembut matcha.

    Oleh karenanya, gunakan air mineral dengan pH ideal antara 7–8 akan membantu matcha berkembang dengan sempurna dan menghasilkan rasa seimbang.

    Dari Pemula Menjadi Tea Master

    PLANTIQ susu plant based paling creamy (Susu Mede).

    Membuat matcha yang sempurna tidak harus rumit, asal kamu paham dasar teknik whisking matcha. Dengan suhu yang pas, alat yang tepat, dan sedikit kesabaran, kamu bisa menghasilkan usucha atau koicha sekelas tea master.

    Cara whisking ini juga bisa kamu terapkan saat akan membuat matcha latte dengan rasa yang lebih berkarakter. Dan untuk campurannya kamu bisa menggunakan PLANTIQ Susu Plant-Based Paling Creamy.

    PLANTIQ merupakan susu Plant-Based Paling Creamy yang dibuat dari 100% kacang mede lokal – Bangga Indonesia. Dengan tekstur creamy, rasa yang delicious, dan formula yang lactose free, dairy free, serta vegan-friendly, PLANTIQ menjadi pilihan plant-based milk terbaik untuk generasi muda, khususnya Gen Z.

    Dan jika kamu yang termasuk dalam 66% orang Indonesia yang intoleran laktosa, PLANTIQ adalah susu bebas laktosa, anti mules, anti kembung, anti jerawat, dan bebas dairy. PLANTIQ juga kaya nutrisi: vitamin A, C, E, B6, dan B12, plus zinc, kalsium, serta fosfor. Cocok untuk segala suasana, mulai dari susu sarapan pagi, hingga susu campuran matcha serta PLANTIQ adalah susu serba bisa yang aman karena non kolesterol, non asam urat, dan kaya manfaat sebagai functional superfood. Jadi apapun susunya, susu kacang mede PLANTIQ

    PLANTIQ tersedia di seluruh convenience store dan supermarket terdekat rumah anda seperti FamilyMart, M Mart, Circle K, OH!SOME, Hero, Foodhall, Grand Lucky, Market City, Pepito, dan coco mart, serta e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop.

    Promo PLANTIQ Cashew Milk (Susu Mede) hingga 50% dan ajakan cobain sekarang

    Buat yang suka belanja online,PLANTIQ Cashew Milk Lagi Promo Diskon Up to 50%

    Jangan lupa follow Sosial Media PLANTIQ untuk tips dan promo menarik Lainnya

    Referensi Ilmiah

    [1] Vuong, Q. V., Stathopoulos, C. E., Golding, J. B., Nguyen, M. H., & Roach, P. D. (2011). Optimum conditions for the water extraction of L‑theanine from green tea. Journal of Separation Science, 34(18), 2468–2474. https://doi.org/10.1002/jssc.201100401

    [2] Tsouh Fokou, P. V., Kamdem Pone, B., Appiah‑Oppong, R., Ngouana, V., Bakarnga‑Via, I. (2025). An Update on Antitumor Efficacy of Catechins: From Molecular Mechanisms to Clinical Applications. Food Science & Nutrition, 13(4), Article e70169. https://doi.org/10.1002/fsn3.70169 

    [3] Saklar, S., Ertaş, E., Özdemir, İ. S., & Karadeniz, B. (2015). Effects of different brewing conditions on catechin content and sensory acceptance in Turkish green tea infusions. Journal of Food Science & Technology,. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4573099/ 

    Tag:

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *