Lompat ke konten
Beranda » Minuman yang Mengandung Kalsium Nabati dari Susu Kacang Mede

Minuman yang Mengandung Kalsium Nabati dari Susu Kacang Mede

    PLANTIQ Cashew Milk sebagai pilihan susu nabati untuk gaya hidup aktif

    Minuman yang Mengandung Kalsium Nabati dari Susu Kacang Mede

    Kalsium adalah mineral penting yang dibutuhkan tubuh manusia, terutama untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga memiliki peran penting dalam fungsi saraf, kontraksi otot, hingga menjaga detak jantung tetap normal.

    Berdasarkan data dari National Institutes of Health (NIH), sekitar 99% kalsium dalam tubuh berada di tulang dan gigi [1]. Jika asupan kalsium kurang, risiko penyakit seperti osteoporosis dan pengeroposan tulang akan meningkat, terutama pada perempuan dan lansia.

    Mengonsumsi minuman yang mengandung kalsium sangat penting untuk menjaga kepadatan tulang, terutama sejak usia muda. Ini adalah investasi kesehatan jangka panjang yang tidak boleh diabaikan.

    Beyond Dairy: Rekomendasi Minuman yang Mengandung Kalsium

    Banyak orang masih mengira bahwa susu dairy adalah satu-satunya sumber kalsium. Namun kenyataannya, ada banyak pilihan sumber kalsium nabati yang kaya kalsium dan lebih ramah tubuh—terutama bagi yang menjalani pola makan vegan, vegetarian, atau memiliki intoleransi laktosa.

    Sayuran dan Biji-Bijian

    Beberapa sayuran seperti bayam, brokoli, dan kale mengandung kalsium tinggi. Walau sebagian besar mengandung oksalat yang bisa menghambat penyerapan, tetap bisa jadi sumber yang baik jika diolah dengan tepat.

    Selain itu, biji chia dan biji wijen termasuk superfood yang sangat tinggi kandungan kalsiumnya. Bahkan, satu sendok makan chia seeds mengandung sekitar 180 mg kalsium [3].

    Kacang-Kacangan dan Produk Olahannya

    Kacang mede adalah salah satu plant-based tinggi kalsium yang patut dilirik. Kandungan kalsium dari kacang mede membantu mendukung kekuatan tulang dan gigi secara alami. Selain itu, kacang ini juga kaya magnesium dan fosfor yang memperkuat efektivitas kalsium.

    Almond juga termasuk kacang yang tinggi kalsium, apalagi dalam bentuk almond butter. Sementara produk fermentasi seperti tempe dan tahu, meskipun sering dianggap hanya sebagai sumber protein, ternyata juga menyumbang kalsium yang cukup signifikan.

    Produk Fortifikasi Plant-Based 

    Tiga botol susu di atas meja kayu
    Kini banyak produk berbasis nabati yang telah difortifikasi dengan kalsium. Contohnya: susu nabati, sereal sehat, atau plant-based milk Ini merupakan pilihan pintar bagi mereka yang menjalani gaya hidup modern dan tetap ingin memastikan asupan mikronutrien cukup.

    Susu nabati dengan kalsium seperti PLANTIQ menjadi solusi sempurna untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian secara praktis dan lezat.

    Mitos vs Fakta: Apakah Hanya Susu Dairy yang Kaya Kalsium?

    Mitos:
    “Kamu butuh minum susu dairy agar tidak kekurangan kalsium.”

    Fakta:
    Susu dairy memang kaya kalsium, tetapi bukan satu-satunya. Banyak makanan non-dairy yang juga tinggi kalsium dan lebih cocok bagi mereka yang punya alergi susu, intoleransi laktosa, atau memilih gaya hidup nabati.

    Sebuah studi dari American Journal of Clinical Nutrition menegaskan bahwa diet berbasis nabati yang terencana dengan baik tetap mampu mencukupi kebutuhan kalsium harian [2].

    Faktanya, semakin banyak orang beralih ke alternatif susu berbasis tumbuhan karena alasan kesehatan, lingkungan, dan kenyamanan pencernaan. Dan mereka tetap bisa mendapatkan manfaat kalsium untuk tulang secara optimal.

    Tips Memaksimalkan Penyerapan Kalsium

    Konsumsi minuman yang mengandung kalsium saja tidak cukup penyerapan oleh tubuh juga harus diperhatikan. Berikut beberapa tips:

    • Gabungkan dengan vitamin D: Bisa dari sinar matahari atau makanan seperti jamur dan susu fortifikasi. Vitamin D membantu penyerapan kalsium di usus.
    • Batasi konsumsi garam & kafein: Karena bisa meningkatkan pengeluaran kalsium lewat urin.
    • Hindari konsumsi berlebihan zat penghambat seperti oksalat (pada bayam) dan fitat (pada beberapa biji-bijian) dalam jumlah besar.

    Memadukan plant-based tinggi kalsium dengan asupan seimbang lainnya dapat meningkatkan efisiensi penyerapan dalam tubuh.

    Kapan Harus Mulai Fokus pada Asupan Kalsium?

    Idealnya sejak remaja dan awal usia 20-an karena saat itu massa tulang masih dalam masa pertumbuhan namun, penting juga untuk:

    • Wanita usia 30 tahun ke atas.
    • Ibu hamil dan menyusui.
    • Lansia yang rentan penurunan kepadatan tulang.

    Dengan meningkatnya kesadaran tentang manfaat kalsium untuk tulang, penting untuk memperhatikan asupan harian, terutama jika kita memilih pola makan nabati.

    Produk Plant-Based milk dari yang berbahan dasar dari kacang mede

    PLANTIQ: Pilihan Susu Nabati dengan Kalsium untuk Gaya Hidup Aktif

    Untuk kamu yang ingin memenuhi kebutuhan kalsium harian tanpa mengonsumsi susu dairy, PLANTIQ Cashew Milk adalah pilihan yang lezat, modern, dan fungsional.

    Karena PLANTIQ merupakan susu nabati paling creamy (The creamiest plant-based milk) yang dibuat dari 100% kacang mede lokal – Bangga Indonesia. Dengan tekstur yang creamy, rasa yang delicious, dan formula yang lactose free, dairy free, serta vegan-friendly, PLANTIQ menjadi pilihan plant-based milk terbaik untuk generasi muda, khususnya Gen Z.

    Susu ini juga dikenal sebagai susu anti mules, susu anti asam lambung, hingga susu anti jerawat, berkat kandungan alaminya yang ringan di pencernaan. Cocok untuk segala suasana, mulai dari susu sarapan, hingga susu cocok untuk matcha.

    PLANTIQ adalah susu serba bisa yang aman karena non kolesterol, non asam urat, dan kaya manfaat sebagai functional superfood.

    Ditambah lagi, PLANTIQ juga merupakan source of energy, mengandung vitamin A, C, E, B6, B12, serta calcium dan phosphorus yang dibutuhkan tubuh sehari-hari.

    Dengan PLANTIQ, kamu bisa menikmati susu nabati dengan kalsium tinggi yang enak dan cocok untuk gaya hidup aktif.

    Kini kamu tahu bahwa makanan yang mengandung kalsium tidak melulu harus dari produk susu hewani. Dunia nabati menyediakan banyak opsi kaya kalsium seperti sayuran hijau, biji-bijian, kacang-kacangan, serta produk plant-based seperti PLANTIQ.

    Dengan pola makan yang tepat dan gaya hidup sehat, kebutuhan kalsium harian tetap bisa tercapai tanpa harus kompromi pada rasa atau keberlanjutan.

    PLANTIQ tersedia di seluruh convenience store dan supermarket terdekat rumah anda seperti FamilyMart, M Mart, Circle K, OH!SOME, Hero, Foodhall, Grand Lucky, Market City, Pepito, dan coco mart, serta e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop. 

    Buat yang suka belanja online,PLANTIQ Cashew Milk Lagi Promo Diskon Up to 50%

    Jangan lupa follow Sosial Media PLANTIQ untuk tips dan promo menarik Lainnya

    Referensi

    1. National Institutes of Health. (2022). Calcium: Fact Sheet for Health Professionals. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Calcium-HealthProfessional/
    2. American Journal of Clinical Nutrition. (2021). Calcium intake in plant-based diets. https://academic.oup.com/ajcn/article/113/5/1078/6180336
    3. USDA FoodData Central. (2020). Chia seeds nutrient profile. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/168153/nutrients